Kamis, 18 Agustus 2011

3 orang meninggal karena infeksi jaringan otak oleh amuba musim panas di dalam air tawar

dari ATLANTA (AP) melaporkan.

Dua anak dan seorang pria muda meninggal dunia pada musim panas ini dari sekumpulan amuba pemakan jaringan otak yang hidup di dalam air tawar, pejabat kesehatan mengatakan.Bulan ini, infeksi yang jarang terjadi oleh amoeba membunuh gadis berumur 16 tahun di Florida, dimana dia jatuh sakit setelah berenang, dan seorang anak laki-laki dari Virginia umur 9 tahun, yang meninggal seminggu setelah ia pergi ke sebuah Perkemahan pada hari memancing. Anak itu membenamkan diri di air sungai sehari sebelum dia berkemah, ​​ibunya Richmond mengatakan demikian.

Kasus-kasus ini biasanya terjadi pada anak-anak yang sering terkena agas pada saat berenang atau melakukan olahraga air di kolam yang hangat di sungai atau di danau.

Kasus ketiga, di Louisiana, kasus yang tidak biasa. Ini adalah seorang pemuda yang kematiannya pada bulan Juni. setelah ditelusuri ke dalam air keran yang digunakan pada saat berkumur, dan dengan perangkat yang digunakan pemuda tersebut sebelum meninggal disebut neti pot. Ini wadah berbentuk teko kecil yang digunakan untuk berkumur hidung dan sinus dengan air garam untuk mengurangi alergi, pilek dan masalah sinus.

Para pejabat kesehatan kemudian menemukan amuba di dalam sistem air rumah tersebut. Masalahnya adalah penemuan ini terbatas pada rumah-rumah tertentu; sebagian tidak ditemukan sampel air yang mengandung amoeba di kota tersebut, kata Dr Raoult Ratard, seorang epidemiologi negara bagian Louisiana itu.

Pemuda yang di identifikasi berumur 20-an dan dari tenggara Louisiana, belum sempat berenang atau belum berada pada permukaan air sungai, Ratard menambahkan.

Ia mengatakan air keran itu steril, karena air sudah di suling, dan sudah direbus lalu ditempatkan dalam pot neti tetapi amoeba itu bisa menyelinap di dalam air dan sulit untuk di kendalikan oleh Pemerintah daerah tersebut. Penyakit ini sangat jarang terjadi. Sekitar 120 kasus di Amerika Serikat hampir semua dari mereka meniggal dunia dan telah dilaporkan sejak amuba ini di identifikasi pada awal tahun 1960-an, info ini menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dari Amerika Serikat.

Sekitar tiga kematian dilaporkan setiap tahunnya, dan rata-rata tahun lalu ada empat orang meninggal dunia.

Tidak ada tanda-tanda bahwa kasus-kasus ini terus meningkat, kata Jonathan Yoder, yang mengkoordinasikan survey mengenai penyakit yang ditularkan melalui air untuk CDC.

Amuba - Naegleria fowleri . Amoeba ini masuk melalui liang hidung lalu masuk ke dalam tengkorak dan menghancurkan jaringan otak manusia. Ini ditemukan di danau-danau dan sungai yang hangat selama bulan musim panas, terutama di Selatan. jadi, kita harus berhati-hati dengan temperature sungai yang hangat atau kali dan danau karena khususnya di daerah tropis pada saat-saat temperatur itulah, amoeba yang mematikan itu sedang berkembang biak dengan cepat dan menyerang manusia di dalam air dan tidak bisa dilihat oleh kasat mata.

Ini sebuah misteri dalam medis, Mengapa beberapa orang yang berenang di dalam air yang mengandung amuba mendapatkan kondisi sistem saraf yang fatal, Sementara banyak orang lain tidak, para ahli mengatakan kasus ini harus diperhatikan dengan jelas!!! karena sering terjadi, orang tidak mengetahui apa penyebabnya yang jelas ini berasal dari dalam air dan cenderung tragis karena tidak ada obat untuk menyembuhkannya.

Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah : Demam tinggi, disertai muntah-muntah, flu, sakit kepala disertai gangguan saraf otak yang menyebabkan pasien hilang ingatan dan kesakitan lalu meninggal dunia.

"Ini sangat sulit untuk diobati. Kebanyakan orang meninggal karena diserang oleh amoeba tersebut," kata Ratard.

__

AP penulis Stephanie Nano di New York memberikan kontribusi untuk laporan ini.

___

Online:

CDC: http://www.cdc.gov/parasites/naegleria

Selasa, 07 Juni 2011

Pertukaran Pelajar DVPPI (da Vinci Polytechnic Papua International)

Proyek pertukaran pelajar

1.   
Tujuan Proyek:
Siswa-siswi SMA harus memperluas cakrawala mereka dalam beberapa bulan ini untuk mencari sebuah Universitas dengan lingkungan belajar yang berbeda. Pengalaman ini bisa di ambil dari contoh Mahasiswa/i da Vinci Polytechnic Papua International dan juga Mahasiswa/I da Vinci di Belanda, bagaimana mereka di anugrahi dengan fasilitas yang super canggih di Belanda.

Siswa SMA yang Sederajad berkesempatan memperoleh wawasan idiologi dengan mempelajari banyak bahasa asing di da Vinci Polytechnic Papua International, oleh karena itu mereka termotivasi untuk lebih mendalam mengetahui "isi" kemudian mereka "berhak" untuk belajar dan Saling memahami budaya luar satu dengan lainnya dengan tujuan yang baik yakni dengan pertukaran Pelajar.


Mahasiswa da Vinci International Politeknik Papua benar-benar memiliki lebel "International" dengan berdasarkan pengalaman kerja minimal satu tahun, dengan kerja yang dikembangkan oleh etika yang baik, kecepatan daya tangkap dan disiplin akan memberikan kontribusi yang baik pada profesionalisasi tenaga kerja di Tanah Papua.

Negeri Belanda dengan melihat sejarah masa lalu telah memberikan sumbangan yang sangat besar untuk berkontribusinya didalam kelangsungan dan peningkatan mutu pendidikan melalui memfasilitasi proyek-proyek penelitian kepada Mahasiswa/i di da Vinci Polytechnic Papua International.

Sejarah
Sekitar 10 Universitas Tinggi di Belanda MBO - HBO memberi kesempatan di tahun 2008 untuk meresmikan  da Vinci Polytechnic Papua International di Sorong, Papua Barat, dan mereka terhubung dengan dukungan dari program "Explore" yakni Siswa/i SMA/SMK yang sederajad dapat ikut serta gabung di dalam keberhasilan peluncuran program dari Universitas kami dengan dasar program yakni English Club. Para Mahasiswa/i da Vinci dan siswa-siswi SMA/SMK dan Sederajad telah termotivasi dan didorong untuk belajar bahasa Inggris, Bahasa Belanda dan Bahasa Jepang. Sebuah delegasi dari Departemen Luar Negeri Indonesia pada tahun yang sama sekolah kami di Sorong dikunjungi dan dikejutkan oleh kemampuan tingkat bahasa Inggris dari Mahasiswa/i kami yang luar biasa.

Setara Perancis "Endemol", ALP, produser dari "Fort Boyard" dan "Koh Lanta" telah baru-baru ini melakukan syuting di Raja Ampat. Ia mengambil beberapa Mahasiswa/i da Vinci Polytechnic Papua International untuk bekerja dengan mereka baik sebagai penerjemah / interpreter untuk di bagian Purchasing Maupun Administrasi, Finance Accounting untuk bekerja di perusahaannya dan juga Mahasiswa/I kami telah memberikan kontribusi yang baik di dalam kelancaran proses pembuatan film tersebut. Meskipun di Sorong selama ini terdapat 5 institusi pendidikan tinggi dan (3 universitas), hanya satu yang dapat dipercaya yakni Politeknik Papua da Vinci International (DVPPI) dengan kemampuan Bahasa Inggrisnya.



Catatan Kaki :
Banyak orang Papua berpikir positif tentang Hindia-Belanda pada masa lalu, walaupun masih banyak hutang yang belum dibayar akibat penjajahan, Tetapi pendidikan yang harus di bayarkan sekarang bukan uang.


Problem
Pendidikan di Papua
cukup buruk. Di atas kertas semua tampak baik-baik saja dengan nilai yang tinggi dan dapat di manipulasi serta ijazah yang bisa di beli tapi bukan itu inti dari pendidikan tapi ilmu yang menjadi dasar untuk menjadi orang yang sukses. Nilai dalam Ujian Nasional yang digunakan oleh semua sekolah menengah Atas "sempurna". Bahkan ada sekolah dengan Tingkat keberhasilan 100% kelulusan.  Namun, sebaliknya. Output balik dari "siswa SMA tersebut khususnya dalam hal bahasa Asing secara Tulisan maupun Lisan mereka tidak sempurna, pengetahuan umum jauh dari minim, matematika dan keterampilan belajar lainnya jauh di bawah standar. degradasi tampaknya hampir tak terbendung. Orangtua dari siswa/i jelas tidak menerima guru-guru yang tidak berkompeten dalam mengajar anak mereka, dan beberapa fasilitas belajar Dari sekolah tersebut yang tidak memadai, mungkin itu penyebab dari beberapa masalah dari keterbelakangan khususnya SDM (Sumber Daya Manusia) di Tanah Papua. 

Ketika siswa/i SMA mendaftar di Universitas kami, mereka mendapatkan kejutan proses disiplin yang sangat besar dari Universitas kami dengan mengadopsi sistem dari Belanda. Aturan kami sangat ketat berlaku, Penggunaan 3 Bahasa Asing dalam percakapan sehari-hari dan itu tidak boleh di langgar, dan hari-hari di mana lingkungan dalam Universitas yang relatif Mahasiswa/i menghabiskan waktu yang panjang yakni 10 Jam belajar per-hari, banyak Tugas PR, Presentasi, Proyek Ilmiah dan Kegiatan Extrakulikuler serta project-project yang tidak bisa terelakkan, semua Mata Kuliah menggunakan Bahasa Inggris dan menggunakan beberapa Bahasa seperti Dutch dan Jepang tergantung dari Mata Kuliah tersebut. 

Musim gugur tahun ini, dalam satu tahun, lebih dari separuh dari semua Mahasiswa Akan Berangkat Ke Belanda dalam Pelaksanaan Study Tour di da Vinci College di Dodrect Nederlands. Solusi Menurut visi kita, kita memerlukan "boarding" sistem di Papua, mengingat jarak yang sangat besar dan kurang infrastruktur. Kita semua harus menyadari dari dini. Selanjutnya, ini diperluas ke semua sekolah menengah. Ini mungkin tidak akan cukup. Hal-hal berikut di bawah ini juga harus disadari:

Siswa/i sekolah menengah Indonesia (SMA/SMK) (terutama di Papua), beberapa bulan kedepan akan di sekolahkan di Belanda, membuat mereka merasa lebih baik dan menyadari betapa besar jaminan pendidikan yang telah di berikan oleh DVPPI kepada mereka.  Ini akan sangat memotivasi mereka. Sebaliknya siswa dari Belanda pada waktunya mereka akan mendapat giliran melakukan kunjungan kembali ke Papua, kesan yang timbul dari kondisi ini, di mana teman-teman mereka berkesempatan untuk belajar.
Salah satu “Millenium Development Goals” sehingga dapat terwujud.

·     Mempelajari mengenai etika, kecepatan daya pikiran dan disiplin harus ditingkatkan. Indonesia yang belajar (lebih keras dalam pelatihan) harus menerima kira-kira satu tahun tinggal bersama keluarga di Belanda yang ditempatnya, yang mereka sebut tahun BBL diferensial atau (magang Pelatihan) dapat mereka ikuti. Mereka dapat memperoleh pengalaman kerja yang berharga.

·     Mahasiswa/i da Vinci Polytechnic Papua International harus memiliki peluang untuk Program Master akan dipercepat untuk menyelesaikan ini sehingga mereka dapat menjadi Dosen agar dapat memperkaya pendidikan di Papua.

·     Semua Mahasiswa/i da Vinci yang berpartisipasi dalam pertukaran ini maka harus memberikan presentasi sedikitnya kepada 150 orang. Sebagai duta pertukaran, saling pengertian di dalam budaya. Ini juga salah satu tujuan dari proyek "EXplore". 

·     Universitas da Vinci Polytechnic Papua International menawarkan program master (S2) untuk Mahasiswa/i DVPPI dan mereka harus menandatangani Kontrak di mana mereka setelah menyelesaikan studi mereka, setidaknya mengabdi 5 tahun untuk menjadi Dosen di DVPPI.

Senin, 06 Juni 2011

Keep Papua Green


KEEP PAPUA GREEN
 
Keep Papua green will be held on 28th January 2011. This event is a social activity was established from da Vinci Polytechnic Papua International. In attendance the event there is a cultivation activity which is sowing a lot of seeds fruits plantations. This is activity has an infrastructural planting shape to overcome the global warming. The problem is ozone of the earth lesser since the global warming up.

This is event a part of opportunity safety to Earth designed for the future especially used for next generations for that reason Keep Papua Green is very important for our grandchild. Imagine that in this modern era how many countries still has a forest? That’s sustain by so many buildings are standing and the land more and more limited by the time. Thus the best solution for every country to have a right to continue program such as we are want to start is Keep Papua Green. There are so many factors influence the global warming such as Illegal Logging, extend regional for develop, and less aware milieu from the people that consequences dangerous can be happened in the future. 

There are so many organizations around the world to protect the global warning such as Greenpeace collaboration to all of the countries in the world and the one which we are talking about Keep Papua Green. In this session, we can show how care us with the Earth. Start with small things to show how we care is planting some of vegetables in our garden and to do the big things with always do socialization in social organisation such as join in this project to protect our earth from global warming and climate change. 
In the globalization era some of country show that they didn’t care with they are continuing development buildings, high technology and much infrastructure which is calling metropolitan country but if you have natural environment so people said that you are still live in rural area. Both of them must be balance despite we love our country with high development but we also have to show we take care our earth with sustainability space our land with forest to animal because we have to prevent the extinct of the animal.  

This is effect will be head for climate change which arise disaster impact to all of country especially South-East Asia and develop countries. This happened because human always demand use in mining fuel, coal, earth gas and oil. Human never be satisfied with what they have it now and just wait the impact and looking for the solution ahead but virtually it was too late such as if flooding and erosion happen. 
For certain years, human have been left a carbon dioxide to the atmosphere with use fuel which are from coal, earth gas and oil.  That cause increase the natural blanket that was result climate change which purpose directs to increase temperature climate around the world. The prediction is also difficult otherwise it can be deadly. Safety for the future we can prevent now such as we less use the gas emission household in manner continuing and systematic we can prevent climate change and natural ecosystem that’s an ecology environmental issues.  

According with flash back experienced our activity such as Keep Papua Clean I and II. da Vinci Students realize that important cleanliness to make good environment. Good looking with clean between crocodile island and Wall Berlin open our eyes that clean is nice than dirty.  We were satisfied about what we have done despite that so hard taken so many stinks rubbish. Point difficult thing is to change people behavior which always throws away their rubbish without regret.  It was funny picture that people throw away their rubbish to river backside their home and they get sick Malaria, Diarrhea and etc. they harvest but they not realize. 

Keep Papua Green activity to realize people about how important take care our earth. Go Green….….!!!






DVPPI

DVPPI
da Vinci Polytechnic Papua International
Selamat pagi adik-adik semua......senang sekali bisa bertemu dengan kalian. Kakak-kakak spesial ada disini untuk kalian, mewakili sekolah kakak yaitu DVPPI  untuk memperkenalkan sedikit tentang sekolah kakak buat kalian. Sekolah kakak berasal dari Belanda  dan direkturnya juga orang Belanda lho....  kalian penasarankan...? kakak berempat akan menceritakan semua tentang DVPPI dan hari ini kami punya lima(5) topik  yaitu :
1.       sejarah DVPPI
2.       Sistem pendidikan di DVPPI
3.       jurusan-jurusan yang ada
4.       perbedaan sekolah DVPPI dengan sekolah yang lainnya
5.       sekolah renaissance.
1. sejarah DVPPI
Cerita berdirinya Da Vinci bermula pada bulan mei tahun 2005 ketika Pak J.P Wanane pergi ke Belanda dan mengunjungi sekolah da Vinci yang ada di dodrecht. Ternyata Pak Wanane sangat terkesan dengan cara belajar disana yang bisa membuat murid-muridnya rajin belajar, rajin bekerja dan semuanya sangat pintar. desember tahun 2005 Pak Danny Parengkuan diundang ke sorong dan bersama dengan Pak Wanane mereka membicarakan untuk mendirikan sekolah seperti da Vinci Dodrecht di sorong. Pada oktober 2006 dan maret 2007 Pak Danny menyeleksi dosen-dosen lokal dan adik-adik tau..dari 150 calon dosen hanya 15 orang yang terpilih. Mereka terpilih karena pintar dalam jurusannya  dan bisa berbahasa inggris aktif dan bisa mengajar dengan baik. November 2007 da Vinci diresmikan oleh puteri kerajaan Belanda yaitu puteri Maxima melalui koneksi satelit.


2. pendidikan berbasis kompetensi
Adik-adik tahu kompetensi berasal dari bahasa italia “competere” yang artinya berusaha untuk mencapai atau memenangkan sesuatu. Ada 4 element di dalam kompetensi yaitu :
1. pengetahuan, maksudnya kita harus mempunyai pengetahuan umum yang luas tentang apapun.
2. keahlian, kita harus mempunyai keahlian yang menjadi ciri khas diri  kita.
3.  sikap, kita harus  menunjukan sikap kita dan kemampuan kita dengan baik.
4. personality, kita harus menunjukan keramahan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
3. jurusan-jurusan yang ada di DVPPI
3. majors

Da Vinci mempunyai 6 jurusan yaitu :
1.       kesehatan,  kita belajar bagaimana cara menangani pasien
2.       otomotif,  kita mempelajari cara memperbaiki alat otomotif seperti mobil dan motor.
3.       pertanian,  kita mempelajari cara mengolah perkebunan atau lahan pertanian
4.       bahasa asing, kita mempelajari berbagai bahasa asing seperti Belanda, inggris, jepang.
5.       bisnis internasional, dalam jurusan ini kita  belajar bagaimana cara menangani prroyek-proyek.
6.       pariwisata,  kita mempalajari hal-hal yang berkaitan dengan perhotelan, pemandu wisata dan travel.

4. “art and dance” ( seni dan tari)
          Da Vinci memiliki kegiatan ekstrakurikuler yaitu seni dan tari. Dalam seni kita belajar tentang melukis dan memahat sedangkan  dalam tari kita belajar tentang tarian asli dari papua seperti yospan. Tujuan dari  kegiatan “art and dance” untuk mengembangkan kebudayaan papua dan juga untuk melatih kreatifitas kita.

5.       perbedaan DVPPI dan sekolah lainnya
          A. proses belajar dan mengajar
Da vinci mempunyai metode tersendiri dalam proses belajar, yakni menggunakan sistem blok. Siswa da vinci belajar selama 8 jam 9 – 4 sore, sedangkan jam 4 – 6 sore para menyelesaikan tugas mereka.
B.Kompetensi
Da vinci mempunyai 2 sistem kompetensi, yaitu kompetensi umum dan kompetensi khusus
C. Bahasa Inggris
adalah bahasa yang digunakan oleh da vinci
d. Sekolah yang dilahirkan
naissance : birth
renaitri : terjadi lagi
Renaissance (1400-1600) adalah unculnya peradaban yang penuh dengan rasa ingin tahu terhadap ilmu dan sesuatu yang baru
Leonardo Da vinci lahir pada tahun 1452 . dia adalah seorang pelopor dari renaissance dan dia mempunyai beragam talenta.
          1. seniman
          2. penemu
          3. ilmuwan
          4. ahli mesin perang
          5. arsitek
          Da Vinci polytechnic Papua International menerapkan menerapkan sistem pendidikan lama dalam mengajar sehingga kami benar-benar berbeda dengan yang lain.
          Da Vinci polytechnic Papua International adalah sekolah yang dilahirkan kembali.
          3 kunci untuk menjadi seperti Leonardo Da Vinci :
          1.       Kemampuan menguasai komputer
          2.       Kemampuan mental
          3.       Kemampuan global
Nah.... adik-adik, itu semua tadi adalah informasi sedikit tentang DVPPI dari kakak, semoga itu bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi dalam belajar buat adik-adik semua.  Pesan dari kakak jangan pernah malas belajar, gunakanlah waktu dengan baik dan usahakanlah untuk meraih cita-citamu setinggi bintang di langit dan sutu saat nanti kalian semua akan menjadi orang yang berguna  bagi keluarga, agama dan bangsa. Terima kasih banyak atas perhatiannya dan sampai jumpa lagi.



Present By My Juniors Freshman : ( helen,erick,fendi and adi )

Kamis, 26 Mei 2011

Jurusan Terbaikku International Business


"My Best Experiences"
Nisha Oknaemi
My name is Nisha Oknaemi and I was graduated from the da Vinci Polytechnic Papua International, still remind in my mind were very fun with the subjects such are sales, marketing, promotion plan, relationship, Foreign languages, correspondence letters, investment, Communication, logistic domestic, logistic export-import, transportation, administration office, money and banking, making contract, recruitment management, Arrangement event organizer, mathematics statistic, accounting, financial plan and business plan which I got from that University.

 can you imagine why I prefer like to all of subjects above, with many foreign companies which are I involve, during with my traineeship in many company such as PT TELKOM (Indonesia Telecommunication), PT Dwi Bina Utama (Fishery Company from Japanese Company), PT Minorco (Gold Exploration Company which is collaboration with Anglo American from England and Australia Company), KOH-LANTA Company (Adventure Line Productions from France which is movement in the Adventure Movie sector).

from that companies I learnt too much especially from them. I will explain little bit of my traineeship.I really say thanks to employees in Dwi Bina Utama Company especially from their General Manager Mr. Agus which is allow me to choose everything subject in their departments of company and Mr. Yamasaki  San as the Leader of Engineering and Ken Ito san as the director which was taught me  during my traineeship. Which I push myself to learn from them with limited time which is I have just 1 Month. I think back this is not about how long you to do traineeship as people regard that if you to do traineeship more that 1 or 2 year you become expert in your major. But it's about how you can handle the good time when arrive in you at there with good condition, understandable quickly in the new environment and take advantages of brilliant chance during your traineeship.

Common they are to do Import just 1 time from a year. So, I got lucky the day when I arrived at there they want to do import so I got knowledge to handle Import documents which was connected from many offices government. I very love my position just as an assistant but in my hearth I am not thinking about tired but I just thinking with the direct right line is "Precious Knowledge". At the moment I was in General Personnel Department so I handle correspondence letters, letter in and out, mutation of employees, recruitment, arrangement passport, and insurance. When I saw the schedule of the ship I knew that my chances were came. I run went purpose my General Manager to ask him about I want to join in Export-Import Department, he agree and allow me whatever I want to get the precious knowledge. I was very happy and I permit to my Leader in General Personnel Department to move in other Department.


The day when I was in Export-Import Department they regard me as a special guest because I was the only one woman in their department. I like to learn so that was way I asked them if they want me to arrange something I will to do as they want. First impression when I am in work in that place, it was nervous but I already have been traineeship so I was totally not afraid anymore. My work place was not in office but in outside of company, everyday I went to office Government to arrange our permit and request to make smoothly the import process documents. I went Customs Office Government, Pelindo, Pelni, Tax Office, and Bank. To arrange Export document I have to go to Healthcare Harbour Office Government, LLPMH Supervisor Office Government, and Customs Office, Tax office, Bank, Pelindo, EMKL, and Syahbandar office.

This Staff from Minorco Company


I am in Binama Ship

To handle Logistic this was happened when I got a letter request from the seaman. We have duty to direct order the things according with the list. We have responsibility to deliver the things and put in the ship. That’s a big of cake experiences which I have been experience in Dwi Bina Utama Company. I became Master more than one or ten books which is I have to read a long  day which is not full describe and less explanation. I thanks to god because I have been got the best experience from that company. in the work place we can learn not only how to work but how to make good relationship with each other.

My experience when I done my traineeship in Minorco Company. The first time I got news from my aunt about that company the location place of company was very deep up the mountain. The company was from Australia branch and when I was there, I was very glad because I  learn much things then I thought before. The administrations duties all of in English the way and they had procedures security and safety in English.

My traineeship in KOH-LANTA Company is France Company which was in the Adventure Film Productions, that experience when I was there that was new environment that was fantastic to me because the 99 % staff they were foreigner and the rest from Asia such as Japanese, Philippines and Indonesian include me. the way of work I was enjoyed because even though we were under pressure but I was happy because the way of work were match to me. not too much papers of work just handle request such as logistic people from France and arrange baggage, not too much administrative duty, and stay cool such as wait common from Leader from Raja Ampat Mr. Nichola which they might be hard worked because they have big shutting at there for the session "Survivor". one of my friend said to me that they never took a rest enough because they worked  full time. And I was thanks to god because I work in the city and just worked with my laptop and stuck many invoices which were reported from Purchase Department. I very like that job then the other because I knew that one sector that makes me desire was only the sector of Movie so I hope that I can get job at there and learn much more in order I can rich in experience from different sectors of many Companies.

My last traineeship in the Rotterdam Harbour that is will be the second biggest harbour in the world and the main harbour in Europe. I hope that I will get value experience again when I'll be there. I wait the time and I wish that……..


Selasa, 15 Februari 2011

Smart theory

the day when we off on the street, when I thinking about lonely, I never felt again because I have some of my friends whom understand me. "Happy Friday" that was great experiment when our bus got fix because some of accident.


Together with my dear assistant in the Left and Right she is my friend too. So, Happy O. Yeah, don't think he is my boyfriend Ok!.I believe myself to achieve my dreams in the future without pressure from my past. GO ahead!!! SEMANGAT....!!!
















Whatever situation when you sad or breaking down. please don't blame yourself or your friends coz with that experiences will be tought you about how to be mature and adult. despite that you didn't have good love story to share believe that someday the knight can give his hand to you to hold you during your life. don't stop to make a wish for something and try as you can, because everything you want it will be happened if you can touch that. Follow me with S.M.A.R.T theories are Specific means that you goal are specific, Measurable means that you can touch your goal and not make nonsense. Acceptable also same theory with the measurable but specific talk about how proper your goal until you want to build it that is connecting with residents are they accept your idea or not and it's also include your environment. Realistic part means that your ideas are realistic when you think, imagine and explain for your partner, it can be include your friends. and the last is Time, Time in here means that how long your goal will be run and when you can get advantages from that and make sure that it is not longer because it can be unacceptable. Okay, that's my advise to you all in theory of SMART. I hope it can be useful for all of you. and "see you soon".

Minggu, 14 November 2010

The Queensday of da Vinci Polytechnic Papua International








 Fashion show is the first turn to open the Queensday party at 30th April 2010. The first show begins with usual cloth of da Vinci. And the second turn uses the dress as formal cloth. The fashion show was exacted with supporter from each major that represent from them major with gave support in order to the finalists more confident to show up in the stage. Rury Maguire as coiffeur help them to hair dresser them hair include make up to them. The judgments are Mrs. Yoke represent teacher from Foreign languages, Miss. Lita as Winner up “Putri Pantai” in last 2009. and Mrs. Wike. The competition was fair and gets the winner up of the da Vinci Queens is Cristine from Healthcare student and the 2nd is Hesty from Healthcare student and 3rd is Mrs. Azizah as teacher of International Business. The favorite 1st is Riny from International Business, Penny from healthcare student got 2nd favorite. Mrs. Azizah again got Intelligence criteria, Licha got the best catwalk and Risma got the best costume and the last category favorite from Judgment is Theresia from Tourism student and Agata is favorite Audience from Healthcare student. The finalists look happy with have the appreciation. They never felt tired and still confident made them the best in join Fashion show da Vinci Queen. The Host at the time are Nisha Oknaemi from International Business and Rury Maguire from Healthcare student. They have big enthusiasm to console audience in Fashion show at da Vinci Queensday.
Band Performance 
Band performances to entertain people in Queensday are performance from Leonardo da Vinci Band with the vocalist Jack with the songs Jump and welcome to my life by Simple plan and the Mars Band are Nisha as Vocalist, Ricky and Revalen as Guitarists and Mr. Doglas as keyboardist and Intex as drummer from Leonardo da Vinci Band. They made collaboration and gave a popular songs from camp rock were “I gotta find you by Jonas brother” and “Our time is here by Demi Lovato”.  Kiki as sister from Rury Maguire also gave performance with the song wonder women and made collaboration with Rury in several songs. Some of the teachers also gave performance for enlivened people at Queensday party.